Senin, 28 April 2014

Download materi FUNGSI KONSUMSI DAN FUNGSI TABUNGAN

Konsumsi oleh masyarakat dan negara adalah sangat erat terkait dengan pendapatan masyarakat dan negara. Ketiadaan besar sehingga konsumsi ditentukan oleh tingkat pendapatan, semakin besar pendapatan akan selalu diikuti meningkatnya konsumsi. Jadi, hubungan antara pendapatan dan konsumsi memiliki positif (proporsional), atau secara matematis konsumsi dapat berfungsi dinotasikan C = f (Y).

Sisa pendapatan yang tidak dikonsumsi oleh masyarakat akan disimpan, sehingga semakin besar pendapatan, tabungan akan semakin besar juga. Jadi, hubungan antara pendapatan dan tabungan positif (proporsional), atau fungsi tabungan dapat matematis dinotasikan S = f (Y).



1. pemahaman

Dalam perekonomian, pendapatan negara secara keseluruhan (pendapatan nasional) yang dialokasikan ke dalam dua kategori penggunaan, yaitu untuk tujuan konsumsi dan tabungan. Secara umum pendapatan diwakili oleh Y, sementara konsumsi diwakili oleh C, dilambangkan oleh S, tabungan dan investasi dilambangkan dengan saya.

Menurut John Maynard Keynes, pendapatan negara dapat dirumuskan sebagai berikut.

a. dalam hal individu





b. dalam hal perusahaan majikan




Keterangan:
Y = penghasilan pendapatan
C = konsumsi konsumen
S = menyimpan/tabungan
Aku = investasi investasi

Jika perubahan pendapatan, maka hal itu akan mengakibatkan konsumsi dan tabungan juga berubah. Perubahan tersebut dapat ditentukan sebagai berikut.

1) MPC (marjinal Propencity untuk mengkonsumsi) adalah nomor perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan jumlah pendapatan nasional, sehingga dapat dirumuskan:






ΔC = perbedaan dalam konsumsi atau konsumsi perubahan atau tambahan konsumsi
ΔY = perbedaan pendapatan atau penghasilan tambahan atau perubahan pendapatan

2) MPS (marjinal Propencity untuk Sav) eadalah perbandingan antara peningkatan tabungan dengan meningkatnya pendapatan nasional, yang dapat dirumuskan sebagai berikut.






ΔS = perbedaan dalam tabungan atau penghematan tambahan atau perubahan tabungan
ΔY = perbedaan pendapatan atau penghasilan tambahan atau perubahan pendapatan



2. fungsi konsumsi

Iadalah konsums fungsi fungsi yang menunjukkan hubungan antara konsumsi (C) dan pendapatan (Y). Secara umum, fungsi konsumsi diandaikan mempunyai persamaan linear berikut.





Absolut, fungsi konsumsi:
nilai-nilai = harus positif
b = nilai-nilai harus positif

Keterangan:
C = tingkat konsumsi Nasional
= jumlah pengeluaran konsumsi pada saat pendapatan adalah nol atau otonom consumptio (onsumsi nk otonom).
b = MPC bahwa pendapatan tambahan yang digunakan untuk mendapatkan beberapa biaya.
Untuk mengetahui ukuran, dapat dihitung dengan menggunakan formula:






Mana rata-rata Propencity untuk Consum (Ae PC), itu berarti keinginan untuk berkonsumsi rata-rata. APC adalah perbandingan antara jumlah konsumsi ke tingkat pendapatan nasional (C) dengan jumlah tingkat pendapatan nasional sendiri (Y).

Ketika ditulis dengan rumus adalah:




Dalam fungsi konsumsi, kita juga harus tahu tingkat pendapatan istirahat bahkan titik (BEP) atau istirahat bahkan pendapatan (BEI). Untuk mean tingkat pendapatan BEP adalah tingkat pendapatan, dimana jumlah pendapatan sama dengan besarnya pengeluaran untuk konsumsi, yang dapat dirumuskan:





Contoh 1:
Dikenal sebagai pendapatan negara data nya tabungan dan konsumsi adalah sebagai berikut.
a. pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp 1.000 miliar per tahun, besar konsumsi Rp950 miliar per tahun, sehingga tabungannya Rp50 miliar.
b. pada tingkat pendapatan nasional per tahun menjadi Rp 1.200 miliar, besar konsumsi per tahun $ 1.100 miliar, sehingga tabungannya $ miliar.
Silakan sebutkan:
a. fungsi konsumsi.
b. tingkat pendapatan nasional BEP (istirahat bahkan titik).
Jawaban:






b. jumlah titik keseimbangan BEP
BEP tingkat pendapatan adalah tingkat pendapatan di mana pendapatan sama dengan besarnya jumlah pengeluaran untuk konsumsi, atau kita dapat mengatakan Y = C atau Y-C = 0.






3. Fungsi Tabungan

Yaitu, tabungan fungsi fungsi yang menunjukkan hubungan antara tabungan (S) dan pendapatan (Y).
Menggunakan rumus, fungsi konsumsi dapat ditetapkan sebagai berikut.
Y = C + S
S = Y-C dan C = + oleh,
Jadi S = Y-(a + bY)
S = Y--oleh
S =-a + (1-b) Y
Jadi, fungsi tabungan dapat dirumuskan sebagai berikut.





Contoh 2:
Berdasarkan fungsi konsumsi dalam contoh 1, maka fungsi tabungan dapat ditentukan sebagai berikut.





4. grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan




Menggambar grafik fungsi konsumsi dan tabungan di muka jika Anda memutuskan bahwa sumbu tegak menunjukkan sumbu C dan S (sumbu konsumsi dan tabungan), sementara Y sumbu menunjukkan sumbu datar (axis pendapatan).

Langkah-langkah untuk menggambar grafik fungsi konsumsi dan fungsi tabungan adalah sebagai berikut.
a. grafik fungsi konsumsi mulai dari titik (otonom konsumsi).
b. grafik dari fungsi tabungan mulai dari titik-a.
c. kemudian ini dua poin adalah garis lurus yang ditarik dan dipotong

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Kami