Rabu, 30 April 2014

Download Materi TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL



      TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
       Pendahuluan
         Dewasa ini, hampir tidak ada negara yang mampu memenuhi semua kebutuhannya sendiri tanpa mengimpor barang/jasa dari negara lain.
         Jepang misalnya, masih mengimpor gas alam cair (liquid natural gas) dari Indonesia. Sebaliknya, Indonesia mengimpor barang-barang modal dari Amerika untuk keperluan pembangunan industri.
         Kesenjangan antara sumber daya yang dimiliki dengan kemampuan pemenuhannya, telah mendorong negara-negara untuk melakukan perdagangan.

       Pengertian
Perdagangan Internasional
       Perdagangan internasional adalah pertukaranbarang dan jasa antara dua atau lebih negara di pasar dunia.
       Definisi tersebut melahirkan beberapa manfaat bagi negara-negara yang melakukan transaksi perdagangan yang dijelaskan melalui beberapa teori.
       Teori Klasik
                 Kemanfaatan Absolut
             (Absolute Advantage)
             à Tokohnya Adam Smith
              Teori yang memusatkan                              perhatian pada variabell riil
                     (ex: nilai barang diukur dg
                     banyaknya tenaga kerja).
              Teori ini menganggap bahwa
                 tenaga kerja homogen.
       Teori Klasik
2. Kemanfaatan Relative
         (Comparative Advantage)
       à Tokohnya J.S. Mill
        Teori ini menyatakan bahwa
          suatu negara akan menghasilkan
          dan mengekspor barang yang memiliki        comparative advantage terbesar dan     mengimpor barang yang mengalami    comparative disadvantage.
       Teori Klasik
3. Biaya Relatif (Comparative Cost)
        à Tokohnya David Ricardo
         Titik pangkalnya ada pada teori                    tentang nilai/value.
         Perdagangan internasional akan
           timbul apabila masing-masing
           negara memiliki comparative
           cost terkecil.
       Hubungan comparative advantage & Comparative Cost
       Comparative advantage berbicara ttg sejumlah tertentu tenaga kerja di msing-masing negara.
       Comparative cost berbicara ttg sejumlah output tertentu dan waktu yang berbeda antar negara.
      Asumsi teori perdagangan klasik
       Terjadi hanya antara 2 negara.
       2 barang
       Full employment
       Persaingan sempurna
       Mobilitas yang tinggi
       Kelemahan Teori Klasik
       Tenaga kerja heterogen.
       Mobilitas tenaga kerja tidak seperti yang diasumsikan.
       Nilai suatu barang hanya diukur berdasarkan banyaknya tenaga kerja. 
       Teori Modern
                 Faktor Proporsi
             à Tokohnya Heckser & Ohlin
              Teori ini menyatakan bahwa                                perdagangan internasional akan
                     terjadi jika terjadi perbedaan faktor
                     produksi.
              Ex: Negara A memiliki tenaga kerja
                     lebih banyak dari negara lainnya dan
                     negara lainnya memiliki kapital lebih
                     banyak dari negara A.
       Teori Modern
2. Kesamaan Harga Faktor Produksi
        (Factor Price Equalization)
        à Perdagangan internasional       mengakibatkan harga faktor-
          faktor produksi sama di beberapa
          negara.

       Teori Modern
3. Teori Permintaan & Penawaran
        à Perdagangan internasional akan
          terjadi jika ada permintaan dan
          penawaran terhadap produk
          barang/jasa di antara negara.
      Asumsi teori permintaan & penawaran
                 Persaingan sempurna
                 Faktor produksi tetap
                 Tidak ada ongkos angkut
                 Kesempatan kerja penuh
                 Tidak ada perubahan teknologi
                 Produksi dengan ongkos yang menaik
                 Tidak ada capital flight
       Teori Modern
4. Kurva kemungkinan produksi dan perbedaan
       à Ekonomi internasional terjadi             tergantung anggapan tentang
          ongkos alternatif yang digunakan.
        2 kondisi yang diperhatikan:
          a. Constant cost
          b. Increasing cost
       Teori Modern
5. Kurva permintaan (offer curve)
        à Tokohnya James Meade
         Berkaitan dengan teori
           keseimbangan.


0 komentar:

Posting Komentar

Posting Kami