Minggu, 13 April 2014

Download materi Masalah Pokok Perekonomian



¢Masalah Pokok Perekonomian
¢ Oleh:
¢ Masalah Pokok Ekonomi menurut Teori Klasik
a. Masalah produksi
       Merupakan permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibutuhkan oleh orang banyak. Dasar pemikirannya adalah melakukan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum. Misalnya, apabila di suatu negara atau daerah yang sebagian besar penduduknya mengonsumsi makanan pokok berupa beras/roti, maka produksi beras/roti akan dilakukan sebanyak- banyaknya untuk menjamin agar kebutuhan penduduk selalu terpenuhi.  


b.Masalah distribusi
Setelah benda pemuas selesai diproduksi, masalah yang harus dipikirkan adalah bagaimana supaya benda-benda tersebut dapat sampai ke tangan konsumen yang membutuhkan. Barang dan jasa yang tidak sampai ke tangan konsumen yang tepat, tidak ada nilai gunanya dan tidak dapat memuaskan kebutuhan.
      
       Yang termasuk kegiatan distribusi diantaranya : Pengemasan, pensortiran/pemilahan, pengepakan, penyimpanan/pergudangan, pengangkutan, dll
      

      


Distribusi dapat dibedakan menjadi 2 cara :
       Distribusi langsung, dimana barang hasil produksi langsung disalurkan ke konsumen akhir/pemakai.
       Distribusi tidak  langsung, dimana dalam penyalurannya melalui beberapa perantara, seperti : agen, grosir, eksportir, importir, komisioner, makelar, pedagang eceran, dll.
       Semakin panjang mata rantai penyaluran sangat dimungkinkan harga yang ditanggung konsumen akhir lebih mahal.


c. Masalah konsumsi
Masalah konsumsi menyangkut permasalahan apakah benda pemuas kebutuhan yang diproduksi memang benda yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang yang diproduksi haruslah merupakan barang yang tepat, yaitu barang yang memang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen. Misalnya, tidak ada gunanya membuat kapal atau perahu di daerah yang tidak memiliki pantai. Selain itu, tidak ada gunanya menjual barang kepada konsumen yang tidak memiliki kemampuan untuk membeli. Dengan kata lain, masalah konsumsi adalah persoalan kebutuhan, selera , serta daya beli konsumen.

¢ Pokok masalah ekonomi Modern
Empat masalah fundamental perekonomian yang saling
memengaruhi satu sama lain yang dihadapi setiap masyarakat di
era modern, yaitu what, how, who, whom.  
                     What  (apa yang harus diproduksi)
            Ini menyangkut jenis dan jumlah barang serta jasa yang akan diproduksi. Jenis dan jumlah barang yang akan diproduksi berkaitan dengan jenis dan jumlah kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat.
                     How (bagaimana cara memproduksinya)
            Bagaimana memproduksinya ini berkaitan dengan masalah penggunaan berbagai sumber daya dan teknik yang akan digunakan dalam produksi. Cara yang paling umum ialah dengan mengambil apa yang telah disediakan alam atau diproduksi terlebih dahulu.

¢ Faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan cara dan proses produksi
      
¢ Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan, yaitu penggunaan sumber daya alam, manusia, dan modal.  
¢ Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan maksimum dengan biaya minimum.
¢ Penentuan teknologi yang digunakan, munqkin dengan intensifikasi tenaga kerja (padat karya) atau intensifikasi modal (padat modal), Dalam produksi padat karya jumlah tenaga kerja yang digunakan sangat banyak. Keuntungan proses procuksi seperti ini adalah tersedianya lapangan kerja dalam jumlah besar sehingga dapat mengurangi pengangguran. Proses produksi padat modal tidak mengandalkan tenaga manusia, tetapi menggunakan peralatan, mesin, dan teknologi canggih. Keuntungannya adalah produksi dapat dilakukan dengan cepat, murah, dan efisien. Kekurangannya tenaga kerja manusia menjadi tersingkir sehingga menimbulkan pengangguran. 
¢ Pertimbangan faktor-faktor eksternal, seperti harga, perekonomian nasional, dan internasional, tingkat suku bunga, biaya produksi, dan inflasi kurs valuta asing.


                     Who (Siapa pelaku produksi)
Banyak pihak yang bisa melakukan produksi, antara lain, pemerintah, swasta, atau koperasi. Pihak-pihak tersebut mempunyai spesialisasi sendiri-sendiri. Misalnya, pemerintah dapat mengeluarkan peraturan pengolahan sumber daya, swasta tidak bisa melakukan hal ini, namun swasta mungkin dapat menyelenggarakan produk dengan lebih efisien.dibandingkan pemerintah.


                     Whom (untuk siapa barang diproduksi)
       Konsumen terdiri atas berbagai tingkatan dan dipengaruhi oleh jenis kelamin, agama, budaya, tingkat pendidikan, tingkat penghasilan, lingkungan, dan sebagainya sehingga barang-barang dapat diproduksi untuk masyarakat umum (semua konsumen) atau segolongan konsumen tertentu. Produsen dapat memilih kelompok (segmen) konsumen mana yang akan dituju berdasarkan keadaan pasar.

¢ Masalah Ekonomi Secara Makro
Menurut Richard Lipsey, menambahkan  bahwa
permasalahan perokonomian secara makro,
yaitu :
                       Tingkat inflasi,
                       Tingkat pengangguran
                       Kapasitas produksi.


0 komentar:

Posting Komentar

Posting Kami