Minggu, 30 Maret 2014

Materi Pengendalian

•         Peta pembelajaran
“Pengendalian”

•         Peta pembelajaran
“Metode Pengendalian”
•        PENGENDALIAN
•         Pengendalian è Proses untuk memastikan bahwa aktivitas sebenarnya sesuai dengan aktivitas yang direncanakan
•         Tujuan pengendalian
–    Pengendalian membantu manajer memonitor keefektifan aktivitas perencanaan, pengeorganisasian, dan kepemimpinan mereka.
–    Bagian terpenting dari proses pengendalian adalah mengambil tindakan korektif yang diperlukan


•       Langkah-langkah pengendalian

•        Langkah-langkah dalam proses pengendalian
•             Tetapkan standar
•             Ukur prestasi kerja
•             Evaluasi kinerja
•             Tindakan korektif/evaluasi standar
•       Penentuan standar
•           Standar-standar fisik
–         Meliputi kuantitas barang atau jasa, jumlah langganan atau kualitas produk
•           Standar moneter
–         Yang ditunjukkan dalam rupiah dan mencakup biaya tenaga kerja, biaya penjualan, laba kotor, pendapatan penjualan, dan sejenisnya.
•           Standar-standar waktu.
–         Meliputi kecepatan produksi atau batas waktu suatu pekerjaan harus diselesaikan
•       Penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan
•             Berapa kali pelaksanaan harus diukur ? (jam, hari, minggu, bulan, tahun) è siapkan jadwal
•             Dalam bentuk apa pengukuran dilakukan (lap tertulis, inspeksi visual, melalui telepon)
•             Siapa yang akan terlibat?, manajer/staff departemen/karyawan/dll.
•             Pengukuran sebaiknya mudah dilaksanakan, tidak mahal, dapat diterangkan kepada karyawan
•       Pengambilan Tindakan Koreksi
•          Mengubah standar mula-mula (mungkin terlalu tinggi atau terlalu rendah)
•          Mengubah pengukuran pelaksanaan (inspeksi terlalu sering frekuensinya atau kurang atau bahkan mengganti sistem pengukuran itu sendiri)
•          Mengubah cara dalam menganalisa dan menginterpretasikan penyimpangan-penyimpangan.
•       Langkah-langkah dalam pengendalian
Contoh
•                 Min.Prod. 100 unit/employee
•                 Metode ukur è Unit
•                 Evaluasi
–        Cukup 100 unit è sesuai
–        Tidak cukup 100 unitè koreksi
•                  Apa yang salah?
–        Koreksi standarnya, apakah harus  diturunkan?

•       Tipe-tipe pengawasan
•       Tipe pengawasan
•        Feedforward control
–    Kesempatan untuk memperbaiki aktivitas sebelum dilaksanakan.
•        Concurent control
–    Mengawasi dan mengendalikan aktivitas pada saat dilaksanakan.
•        Feedback control
–    Memberi masukan terhadap aktivitas yang telah dilakukan.
•       Perlunya pengendalian
•                 Memonitor perubahan
•                 Apakah rencana sesuai hasil/kesalahan-kesalahan?
•                 Menambah nilai/daya saing
•                 Mempermudah delegasi dan kerja tim
•         Karakteristik-karakteristik Pengawasan Efektif
•               Akurat
•               Tepat waktu
•               Objektif dan menyeluruh
•               Terpusat pada titik-titik pengawasan strategik
•               Realistik secara ekonomis
•               Realistik secara organisasional
•               Terkoordinasi dengan aliran kerja organisasi
•               Fleksibel
•               Bersifat sebagai petunjuk dan operasional
•               Diterima para anggota organisasi
•         Karakteristi-karakteristik Pengawasan Efektif
•               Akurat
–             Secara tepat mengukur apa yang hendak diukur, (ukuran, besaran, pencapaian, dsb)
–             Misal : untuk  mengukur produktivitas karyawan, yang harus diukur adalah output yang dihasilkan, bukan jumlah hadir.
•               Tepat waktu
–             Setiap aktivitas memiliki batas waktu, maka akan diukur pada waktu yang tertentu.
–             Misal : batas waktu, kecepatan produksi, kinerja pegawai, kalibrasi alat, kepuasan pelanggan, dll.
•               Objektif dan Menyeluruh
–             Fokus pada objek pengawasan dan menyeluruh pada aktivitas terkait
•         Karakteristi-karakteristik Pengawasan Efektif
•               Terpusat pada titik pengawasan strategis
–             Fokus pada titik pengawasan strategis.
–             Misal : pada aktivitas produksi, titik pengawasan strategis pada menjaga mutu.
•               Realistik secara ekonomis
–             Biaya; setiap aktivitas akan menimbulkan biaya.
•               Realistik secara organisasi
–             Sumber daya yang digunakan


•       Metoda Pengendalian

•       Metode pengendalian
•         Kualitatif
–     Pengamatan (Control by observation)
–     Inspeksi teratur dan langsung
–     Pelaporan Lisan dan Tertulis
–     Evaluasi pelaksanaan
–     Diskusi antara manajer dan bawahan
•         Kuantitatif
–     Anggaran (budget): PPBS, ZBB, HRA
–     Audit: Internal, Eksternal, Mgt Audit
–     Analisa BEP
–     Analisa rasio
–     Bagan dan teknik penjadwalan


•       Observasi
•         Tanpa sepengetahuan objek
•         Memantau item-item indikator yang menjadi pencapaian kinerja
–     Misal : Produksi, Perilaku karyawan,
•         Bisa dengan menugaskan orang lain yang tidak diketahui/dikenal oleh subjek yang diobservasi
•         Bisa dilakukan dengan : wawancara informal (mengobrol), merekam aktivitas produksi, dll.
•        CONTOH ANGGARAN
Anggaran adalah Laporan formal sumber daya-sumber daya keuangan yang disisihkan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu selama periode waktu yang ditetapkan

Anggaran Pembelian 2008
• Mobil dinas (1 Buah)  Rp        100.000.000
• Komputer 10 Unit (@ 4 Jt)     Rp          40.000.000
• Alat Tulis Kantor         Rp          20.000.000
• Mesin baru     Rp          50.000.000

•Total Anggaran 2008   Rp        200.000.000
•        Metode pengendalian kuantitatif
(Analisis BEP)
•         Contoh Rasio Keuangan

•       Sekian
dan Terimakasih

•       Latihan
•       Jelaskan bagaimana pengawasan dapat dijadikan alat untuk memonitor perubahan!
•       Bagaimana akuratdan tepat waktu menjadi karakteristik pengawasan yang efektif!


0 komentar:

Posting Komentar

Posting Kami