Selasa, 16 April 2013

Statistik dari Harga Produsen

  1. PETANI
    Orang yang mengusahakan/mengelola usaha pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perburuan dan perikanan baik sebagai petani pemilik ataupun petani penggarap
  2. GABAH
    Bulir buah hasil tanaman padi (Oryza Sativa Linaeus) yang telah dilepaskan dari tangkainya dengan cara dirontokkan.
  3. HARGA DI TINGKAT PETANI
    Harga yang disepakati pada waktu terjadinya transaksi antara petani dengan pedagang pengumpul/tengkulak/pihak penggilingan yang ditemukan pada hari dilaksanakannya observasi dengan kualitas apa adanya, sebelum dikenakan ongkos angkut pasca panen.
  4. BIAYA KE PENGGILINGAN
    Keseluruhan biaya pasca panen siap jual dari tempat transaksi di tingkat petani ke lokasi unit penggilingan terdekat. Besarnya biaya ke penggilingan adalah penjumlahan dari ongkos angkut (termasuk biaya bongkar/muat dan sewa kendaraan) ditambah ongkos lainnya (retribusi,konsumsi, dsb).
  5. HARGA DI TINGKAT PENGGILINGAN
    Harga di tingkat petani ditambah dengan besarnya biaya ke penggilingan terdekat.
  6. HARGA PEMBELIAN PEMERINTAH (HPP)
    Harga minimal yang harus dibayarkan pihak penggilingan kepada petani sesuai dengan kualitas gabah sebagaimana yang telah ditetapkan Pemerintah. Penetapan harga dilakukan secara kolektif antara Departemen Pertanian, Menko Bidang Perekonomian, dan Bulog.
  7. GABAH KERING GILING (GKG)
    Gabah yang mengandung kadar air maksimum sebesar 14,0 persen dan hampa/kotoran maksimum 3,0 persen.
  8. GABAH KERING PANEN (GKP)
    Gabah yang mengandung kadar air maksimum sebesar 25,0 persen dan hampa/kotoran maksimum 10,0 persen.
  9. KADAR AIR (KA)
    Jumlah kandungan air dalam butir gabah yang dinyatakan dalam persentase dari berat basah.
  10. KADAR HAMPA/KOTORAN
    Jumlah kandungan butir hampa dan kotoran dalam butir gabah yang dinyatakan dalam persentase.
  11. BUTIR HAMPA
    Butir gabah yang tidak berkembang secara sempurna akibat serangan hama, penyakit, atau sebab lain sehingga tidak berisi butir beras meskipun kedua tungkup sekamnya tertutup ataupun terbuka. Butir gabah setengah hampa tergolong dalam butir hampa.
  12. KOTORAN
    Segala benda asing yang tidak tergolong bagian dari gabah, misalnya debu, butiran tanah, butiran pasir, batu kerikil, potongan kayu, potongan logam, tangkai padi, biji-bijian lain, bangkai serangga, dan lain sebagainya. Termasuk dalam kategori kotoran adalah butiran gabah yang telah terkelupas (beras pecah kulit) dan gabah patah.

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Kami