Tampilkan postingan dengan label Semester 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Semester 3. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 September 2013

Komunikasi dan Ketrampilan Interpersonal (case study: PT Pura Barutama Kudus)



Manajemen sering mempunyai masalah tidak efektifnya komunikasi. Padahal komunikasi yang efektif adalah penting bagi manajer, paling tidak untuk dua alasan. Pertama, komunikasi adalah proses melalui mana fungsi-fungsi manajemen perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dapat dicapai. Kedua, komunikasi adalah kegiatan untuk para manajer mencurahkan sebagian besar proporsi waktu mereka.
Komunikasi dijadikan sebagai kunci untuk membuka potensi besar dari sumber daya manusia suatu organisasi. Komunikasi merupakan ketrampilan manajerial kritis dan landasan pokok untuk kepemimpinan yang efektif. Melalui komunikasi, para manajer membentuk dan mempertahankan hubungan intrpersonal yang diperlukan untuk berinteraksi dengan karyawan. Dengan adanya komunikasi, seorang manajer dapat mendengarakan orang lain dan memperoleh pemahaman yang dibutuhkan untuk menciptakan suatu lingkungan kerja yang termotivasi.
            Seorang manajer tidak dapat bertindak dengan baik tanpa menjadi seorang komunikator yang baik, dan “keterampilan komunikasi” sering diletakkan sebagai daftar utama atribut perusahaan pada calon karyawan. Ketrampilan seperti itu mencakup kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik disamping hubungan interpersonal, dalam berbagai macam bentuk public speaking. Hubungan interpersonal yang baik merupakan batu pondasi bagi efektivitas jaringan kerja.

Klik disini untuk download full version nya, atau disini untuk handout nya
»»  Baca Lebih Lanjut...

MKuPK: Pengelolaan Persediaan dalam Ketidakpastian (dengan contoh soal)



Pengelolaan persedian merupakan hal yang sangat penting bagi manjemen sebuah organisasi bisnis. Salah satu alasannya adalah bahwa hampir semua jenis organisasi bisnis memiliki persediaan. Walaupun mereka cenderung berpikir mengenai persediaan dalam hal jumlah persediaan yang ada di toko, namun sebenarnya persediaan ada bermacam-macam. Seperti produk setengah jadi, bahan baku, sumber daya, tenaga kerja, maupun kas. Tujuan persediaan tidak hanya untuk memenuhi permintaan pelanggan. Persediaan menjadi sangat penting karena persedian berhubungan dengan pembentukan keunggulan kompetitif jangka panjang. Artinya, Perusahaan dengan tingkat persediaan lebih tinggi dari perusahaan lain akan memiliki kecendrungan untuk berada dalam kompetitif yang lebih rendah. Atau jika persediaan tinggi, biaya persediaan juga menjadi tinggi. Biaya yang tinggi akan mempengaruhi laba yang diperoleh perusahaan
            Besarnya jumlah permintaan pelanggan kadang tidak dapat ditentuka dengan pasti. Maka dari itu diperlukan adanya pengelolaan persediaan. Tujuan dari pengelolaan persediaan (inventorry management) adalah untuk memiliki sistem pengendalian persediaan yang akan memberikan indikasi berapa banyak persediaan yang harus dipesan dan kapan harus melakukan pemesanan. Untuk mengatasi adanya ketidakpastian dalan pengelolaan persediaan, maka diperlukan sistem agar dapat mengambil keputusan dengan benar dan tepat.

Klik Download untuk mengunduh file lengkapnya
atau Klik di sini untuk mengunduh file presentasinya
»»  Baca Lebih Lanjut...

Selasa, 09 Juli 2013

Teori Produksi (with contoh soal)



BAB I
PENDAHULUAN
A.       Latar Belakang

Ekonomi  adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Atau dengan kata lain, problema dasar dari Ekonomi adalah bagaimana menggunakan semua sumber daya yang terbatas, untuk selanjutnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sebaik-baiknya. Permasalahan itu kemudian menyebabkan kelangkaan, juga menyebabkan beberapa perilaku yang berasal dari produsen dan konsumen.
Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dalam dua besaran, yaitu mikro ekonomi  dan  makro ekonomi. Ilmu Ekonomi Makro adalah ilmu yang mempelajari Ekonomi dalam tatarannya terhadap Kebijakan Pemerintah, inflasi dan deflasi, tingkat pengangguran, dan seterusnya.  Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum. Secara teori, tiap individu yang melakukan kombinasi konsumsi atau produksi yang optimum bersama dengan individu-individu lain akan menciptakan keseimbangan dalam skala makro dengan asumsi ceteris paribus.
Salah satu bagian dari pembahasan mikro ekonomi adalah mempermasalahkan kemampuan produsen, pada saat menggunakan sumber daya (input) yang ada untuk menghasilkan atau menyediakan produk yang bernilai maksimal bagi konsumennya.
Pembahasan tentang perilaku produsen inilah yang kemudian diangkat sebagai tema untuk melihat sejauh mana sebuah perusahaan dalam memproduksi kebutuhan konsumen-konsumennya. Sehingga kendala pada pengambilan keputusan seberapa banyak peralatan produksi dan jumlah tenaga kerja untuk memenuhi permintaan konsumen-konsumennya.
Dengan pendekatan Ekonomi Mikro, terutama yang menyangkut perilaku produsen, khususnya suatu hukum yang disebut “the law of diminishing of returns” serta produksi optimal, diharapkan dapat dicapai kesimpulan mengenai berapa tingkat penggunaan sumberdaya atau input sehingga mampu menghasilkan keuntungan maksimal bagi perusahaan.
B.       Rumusan Masalah

Pada penulisan makalah ini, Penulis hanya akan membahas mengenai bagaimana perilaku produsen dengan melihat bagaimana fungsi produksi baik dengan menggunakan faktor satu variabel maupun dengan dua variabel?
C.       Tujuan Penulisan

Penulisan makalah ini ditujukan untuk mencapai keputusan yang harus di ambil oleh sebuah perusahaan, berapa tingkat penggunaan input sehingga menghasilkan keuntungan maksimal bagi perusahaan.

Klik here for download full version or here for handout presentation
»»  Baca Lebih Lanjut...

Minggu, 07 Juli 2013

Strategi Internasional: Desain dan Pengendalian Organisasi



Organisasi seperti makhluk hidup yang dapat berubah dan berevolusi untuk beradaptasi dengan lingkungan. Kegiatan organisasi akan merubah lingkungan, dan juga sebaliknya, lingkungan akan mendorong perubahan pada organisasi. Oleh karena itu, manajer harus memiliki pemahaman yang mendalam terhadap lingkungan tempat mereka dan organisasi mereka berkiprah.
Perubahan-perubahan yang terjadi dalam sebuah lingkungan organisasi bersifat sangat dinamis. Pengaruh perubahan tersebut sangat besar tehadap aktivitas-aktivitas organisasi dalam rangka mencapai sasaran-sasaran organisasi yang telah ditetapkan. Kemampuan manajer untuk mengidentifikasi, menganalisa, mengevaluasi, mengdiagnosa dan bereaksi atau tanggap terhadap peluang dan ancaman yang dihadapi organisasi sangat diperlukan untuk mempertahankan keberadaan dan mengembangkan organisasi.
Download file full version nya di sini
Sedangkan untuk file handout nya di sini
Semoga bermanfaat untuk referensi pembaca semua.
»»  Baca Lebih Lanjut...

Posting Kami