Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 April 2013

Alliott Verdon Roe

AVRO

Alliott Verdon Roe adalah seorang pendiri perusahaan pembuat pesawat terbang, Avro, bersama dengan saudaranya Humprey Verdon Roe.

Alliott Verdon Roe atau dikenal dengan Roe dilahirkan di Patricroft, Manchester, Inggris, 26 April 1877, yang merupakan anak keempat dari keluarga dokter yang saat itu cukup dikenal Edwin Hodson Roe.

Masa kecil dan Masa Belajar

Ayahnya menginginkan Roe belajar kedokteran untuk meneruskan jejaknya sebagai seorang dokter. Namun Roe memiliki cita-cita lain dan pada usia 14 tahun dia meninggalkan sekolah dan bergabung pada perusahaan bangunan sipil di British Columbia, Kanada. Roe menyukai pekerjaannya di dunia konstruksi sipil tetapi karena usaha perusahaan dimana dia bekerja mengalami kemerosotan, Roe akhirnya kembali ke Inggris.

Setelah kembali dari Kanada, Roe kemudian bekerja di perusahaan kereta api, namun kemudian setelah lima tahun, dia menyadari bahwa bidang lokomotif tidak terlalu disukainya. Dia kemudian keluar dan belajar tentang teknik kelautan (marine enggineering) baik di pelabuhan maupun di King’s College, London, Roe kemudian melamar ke Royal Navy atau Angkatan Laut Inggris, namun tidak lulus dalam ujiannya.

Gagal diterima di Royal Navy, Roe bergabung dengan African Royal Mail Company dan menjadi teknisi atau enggineer kelima dalam kapal laut SS Incanga yang beroperasi di Inggris-Afrika Selatan. Dalam perjalanannya, Roe kemudian tertarik pada metode terbang yang ada pada burung dan burung albatros yang kemudian menjadi titik perhatiannya. Dari pengamatan itulah dia berencana membuat desain sayap agar dapat digunakan untuk terbang layang sebagaimana ada pada burung albatross. Ketika kembali bertugas di darat, Roe menghabiskan waktunya untuk membuat pesawat model dan meninggalkan pekerjaannya sebagai teknisi kapal pada tahun 1902 untuk bekerja di industri mobil sebagai seorah draughtsman.

Merancang Tongkat Kemudi Pesawat

Di sela pekerjaannya di pabrik mobil, ia banyak melakukan korespondensi dengan Wright Bersaudara yang membuat sejarah penerbangan dengan pesawat Kittyhawk pada 17 Desember 1903 di North Carolina, Amerika Serikat.

Agar dapat berkonsentrasi pada minatnya, Roe kemudian mengundurkan diri dari pekerjaannya dan melamar kepada G.L.O Davidson di Denver, Colorado, Amerika Serikat, untuk bekerja pada proyek gyrocopter yang disponsori oleh Sir W.G Amstrong Whitworth and Company. Namun sayangnya proyek tersebut kurang berkembang dibandingkan dengan pesawat yang diterbangkan oleh Wright bersaudara tersebut, dan Davidson sendiri kemudian kehilangan gairah untuk meneruskannya.

Karena itu, Roe kemudian kembali ke Inggris dan pada bulan Juli, 1906, Roe mematenkan penemuannya, yakni alat kemudi pesawat satu tongkat seperti yang dikenal sekarang. Hal ini membantu dunia penerbangan, dimana saat itu kemudi yang digunakan oleh Wright bersaudara pada saat penerbangannya menggunakan dua kemudi untuk setiap tangan.

Karena penemuannya inilah, Roe mendapatkan paten di Inggris dengan ‘’’British Patent Number 26099’’’. Namun kemudian satu bulan kemudian, seorang berkebangsaan Perancis, Esneult Peltiere mengajukan paten serupa namun sedikit berbeda dengan tongkat kemudi atau ‘’stick’’ buatan Roe, diamana buatan Peltiere sedikit lebih kasar. Setelah Perang Dunia I, Peltiere mengajukan klaim 1 juta Poundsterling kepada Roe atas hak patennya, namun Roe membuktikan bahwa dialah yang menemukannya.

Membuat Pesawat Terbang

Roe baru membuat pesawat terbang pertamanya pada 1908, setelah mengalami sejumlah kegagalan. Pesawatnya yang diterbangkan adalah pesawat biplane atau bersayap ganda dengan mesin bertenaga 25 HP (25 Daya Kuda) Antoinette, dimana berhasil melayang terbang sejauh tujuh puluh lima kaki. Namun karena tidak ada yang menyaksikannya, penerbangan Roe tidak diakui oleh Royal Aero Club. Kehormatan sebagai orang Inggris pertama yang berhasil terbang di dalam wilayah negara Inggris jatuh ketangan J.T.C Moore Brabazon, yang berhasil terbang di Shellbeach, 9 Mei 1909. Saksinya adalah Oswald Short yang kemudian terkenal dalam dunia kedirgantaraan bersama Short Brothers.

Pada tanggal 23 Juli 1909, Roe akhirnya melakukan penerbangan perdananya yang tercatat sebagai warga negara Inggris pertama dengan mesin buatan Inggris di wilayah negara Inggris, dengan mesin J.A.P 9 tenaga kuda. Pesawatnya berupa pesawat triplane atau bersayap tiga dengan terbang sejauh 900 ketinggian 20 kaki. Namun karena belum sistemnya belum sempurna, khusus untuk sistem kemudi belok pesawat, Roe terpaksa mendarat untuk menghindari pepohonan. Triplane yang dibuatnya ini lebih maju daripada pesawat versi awal, karena Roe sudah memperhitungkan perbandingan rasio kekuatan mesin dengan berat pesawat (power-to-weight ratio).

Mendirikan Perusahaan

Bersama saudaranya Humprey Verdon Roe, Alliott Roe akhirnya mendirikan pabrik pesawat terbang A.V.Roe Company atau Avro, pada 1 Januari1910. Usahanya berkembang cukup baik dengan menghasilkan berbagai jenis pesawat baik yang digunakan untuk sipil dan militer, serta memberikan berbagai sumbangan dalam bidangteknologi mekanika pada pesawat terbang, seperti komponen wire-strainer. Dalam perkembangannya, pesawat-pesawat buatan Avro diminati di berbagai negara, baik dalam bentuk pesanan pesawat maupun pembelian lisensi untuk dibuat di negara masing-masing. Bahkan hingga terlibat dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Industrinya berjalan sampai diakuisisi oleh Hawker Siddley pada 1 Juli 1963

Kehidupan dan Akhir Hayatnya

Avro dianugrahi gelar bangsawan Inggris pada tahun 1929 dan menyumbangkan pemikirannya dalam reformasi keuangan. Kedua anaknya Eric Alliottt Verdon-Roe, dan Lighton Verdon-Roe yang berkedudukan sebagai squadron leader pada Angkutan Udara Inggris gugur dalam Perang Dunia II.

A.V.Roe tinggal di Hamble House, Humble di Hampshire antara tahun 1928 dan 1940. Beliau meninggal pada 4 Januari 1958 dan dimakamkan di kompleks taman gereja (Chruchyard) di St Andrew, di Hamble.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Selasa, 16 April 2013

Anthony Fokker

418px-Anthony_Fokker_1912

Anthony Herman Gerard Fokker (lahir di Blitar, Karesidenan Kediri, Hindia Belanda, 6 April 1890 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 23 Desember 1939 pada umur 49 tahun) adalah seorang insinyur Belanda.

Lahir dan Masa Kecilnya

Anthony Fokker lahir di Blitar, 6 April 1890 dimana ayahnya, Herman Fokker Sr, adalah seorang pemilik perkebunan kopi. Pada usia empat tahun, dia dibawa pulang ke Amsterdam untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Meski demikian, Fokker yang dekat dengan alam, rupanya tidak terlalu berminat dengan sekolah, sehingga suatu waktu, bersama kawannya Frits Cremer, meninggalkan sekolah dan membuat ban anti bocor yang ternyata hak patennya sudah diperoleh oleh seorang berkebangsaan Perancis, yang baru dia ketahui setelah mencoba mendaftarkan patennya.

Oleh ayahnya, Fokker dikirimkan ke Jerman pada tahun 1910 untuk mempelajari bidang otomotif, namun Fokker hanyabetah sehari, lalu pindah ke Mainz dan masuk sekolah mengemudi yang ternyata kemudian mengajarkan konstruksi pesawat terbang dan menerbangkannya.

Rupanya kegiatan tersebut menarik perhatiannya, karena setiap murid dianjar untuk merancang pesawat terbang. Namun kemudian Fokker merasa kegiatan ini tidak memuaskannya. Alasannya, sekolah itu memiliki beberapa mobil tetapi tidak punya pesawat untuk mengajarkan terbang. Apalagi dirasakannya, pengetahuan gurunya dalam penerbangan, dinilainya tidak lebih dari muridnya. Akhirnya bersama Franz von Daum, temannya yang kemudian diajaknya bekerja sama membuat pesawat terbang, meninggalkan sekolah itu.

Merancang dan Menerbangkan Pesawat

Fokker kemudian merancang sebuah pesawat yang dikenal dengan nama Spin atau Laba-Laba dengan menggunakan biaya dari orang tuanya dan dari Von Daum, temannya yang menjadi perwira angkatan darat yang berlatar belakang ekonomi yang cukup kaya. Dimana biaya terutama digunakan untuk membeli mesin.

Pesawat rancangannya pada akhir 1910 selesai dibuat namun tidak berumur panjang, sempat hop atau melayang namun kemudian von Daum yang menerbangkannya menabrak pohon, yang mengakibatkan pesawat hancur dan tidak dapat diperbaiki. Namun mesinnya kemudian diambil dan dipasangkan pada pesawat Spin atau Laba-laba yang kedua. Akan tetapi pesawat itu, ketika diterbangkan oleh Van Daum, menabrak hingga hancur. Sejak itu Fokker memutuskan kerjasamanya dengan Van Daum.

Pesawat Spin atau laba-laba yang ketiga dibuat dan dengan itu Fokker kemudian belajar terbang. Setelah memiliki kemampuan terbang, Fokker mengabarkan kepada orang tuanya dan dia mendesak kepada ayahnya untuk mengusahkan izin untuk mengadakan demonstrasi terbang di Haarlem, Belanda bertepatan dengan hari ulang tahun Ratu Belanda. Kegiatan Demonstrasi terbang Anthony Fokker terlaksana pada tahun 1911 diatas langit Amsterdam. Dalam acara tersebut, Fokker mengadakan Joy Flight atau atau terbang perkenalan dengan meminta pembayaran sekedarnya untuk menumbuhkan minat kedirgantaraan sekaligus merebut hati ayahnya. Fokker kemudian melihat kesempatan bisnis baru di dalamnya.Meninggalnya Anthony Fokker

Anthony Fokker meninggal pada tahun 1939 di New York, Amerika Serikat dalam usia 49 tahun. Beliau tidak sempat melihat bagaimana kemudian pabriknya dihancurkan pada Perang Dunia II, dan kemudian bangkit kembali melalui peran pewarisnya yang membangunnya perlahan demi perlahan dan menjadi perusahaan industri persawat yang cukup diperhitungkan di dunia kedirgantaraan, hingga akhirnya dinyatakan bangkrut pada tahun 1996.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Senin, 15 April 2013

Howard Hughes

Howard_Hughes

Howard Robard Hughes, Jr. (24 Desember 1905 – 5 April 1976) adalah seorang penerbang, insinyur, industrialis, produser film, sutradara film, filantropis Amerika Serikat dan salah satu orang terkaya di dunia. Ia memperoleh ketenaran pada akhir 1920-an sebagai seorang produser film, menghasilkan pendapatan besar dan film-film kontroversial seperti Hell's Angels, Scarface dan The Outlaw. Hughes adalah salah seorang penerbang paling berpengaruh dalam sejarah: ia memecahkan berbagai rekor kecepatan udara dunia, membangun pesawat Hughes H-1 Racer dan H-4 "Hercules" (dikenal dalam sejarah sebagai the "Spruce Goose"), dan memperoleh dan memperluas Trans World Airlines. Hughes diingat karena kelakuannya yang eksentrik dan hidup menyendiri di akhir hidupnya, disebabkan oleh gangguan obsesif-kompulsif. Peninggalannya dipertahankan melalui Howard Hughes Medical Institute.

Hughes dilaporkan meninggal tanggal 5 April 1976 pukul 13.27 dalam penerbangan Robert Graf dari penthouse-nya di "Acapulco Fairmont Princess Hotel" di Acapulco, Meksiko ke The Methodist Hospital di Houston. Hughes dimakamkan di Glenwood Cemetery di Houston, Texas, di sebelah makam orang tuanya.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Minggu, 14 April 2013

William Edward Boeing

Boeing

William Edward Boeing (lahir di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, 1 Oktober 1881 – meninggal di Puget Sound, 28 September 1956 pada umur 74 tahun) adalah seorang pionir penerbangan yang mendirikan perusahaan Boeing. William lahir dari sebuah keluarga kaya keturunan Jerman di Detroit, Michigan, Amerika Serikat. Keluarganya merupakan pemilik dari perusahaan pertambangan dan perusahaan perkayuan yang sukses. Dia diterima di Universitas Yale dan setamat kuliah pada 1903, Boeing terjun kedalam bisnis keluarga, menjadi pengusaha dalam usaha penebangan kayu. Usaha ini membuat dirinya menjadi kaya raya, apalagi setelah ia membangun perusahaan perkayuannya sendiri di Grays Harbour.

Namun, meski kaya raya, Boeing tidak serta merta cepat puas. Karena itu, saat dirinya menjadi direktur utama Greenwood Logging Company, Boeing yang sudah sekian lama bereksperimen dalam desain kapal-kapalnya pindah ke Seattle. Disinilah minatnya akan pesawat terbang mulai tumbuh, terutama dari sisi bisnis.

Bersama George Conrad Westervelt, setelah memperhitungkan berbagai kemungkinan, pada tahun 1916 Boeing mendirikan industri pesawat terbang yang saat itu diberi nama Pacific Aero Products.

Setahun kemudian, begitu Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia I, Boeing mengganti nama perusahaannya menjadi Boeing Airplane Company yang dikenal sebagai Boeing Company.

Meski masih tergolong awal dalam industri tersebut, perang memungkinkan Boeing sebagai perusahaan mendapatkan tender pengadaan 50 pesawat dari Korps Penerbangan Amerika Serikat. Bisnisnya kemudian berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan raksasa di Seattle. Di tahun-tahun menjelang Perang Dunia II, industri ini mampu menarik puluhan ribu pendatang.

Boeing kemudian berkonstentrasi pada industri pesawat terbang komersial yang kemudian sukses pula membangun jasa pelayanan surat yang cepat dan efisien. Belum lagi maskapai penerbangan yang kemudian dia bangun dan dijalankan. Karena Boeing dianggap merajai di dunia penerbangan Amerika Serikat saat itu, pada tahun 1934 pemerintah Amerika Serikat mendakwanya dengan tuduhan mengadakan praktik monopoli.

Pada tahun 1934, Boeing kemudian pensiun, meski tidak lepas berbisnis. Di kemudian hari Boeing dikenal sebagai seorang usahawan di bidang properti.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Sabtu, 13 April 2013

Wright Bersaudara

Wright bersaudara

Wright Bersaudara yang terdiri dari dua orang adik beradik, Orville Wright (19 Agustus 1871 - 30 Januari 1948) dan Wilbur Wright (16 April 1867 - 30 Mei 1912), secara umum dihargai atas desain dan perancangan pesawat terbang efektif pertama, dan membuat penerbangan terkendali pertama menggunakan pesawat terbang bermesin yang lebih berat daripada udara, bersama dengan pendirian tonggak sejarah lainnya dalam bidang era dirgantara. Kedua kakak beradik itu pada awalnya mengelola sebuah toko di Dayton, Ohio. Toko tersebut menjual dan memperbaiki sepeda motor. Mereka mulai mempelajari masalah penerbangan pada tahun 1889. Kemudian mereka mulai membuat tiga pesawat terbang layang bersayap kembar. Ketiganya dites di pantai Kitty Hawk, North Carolina. Pesawat yang ketiga telah diujinya sebanyak 1000 kali penerbangan dan ternyata berhasil dengan sukses. Kemudian mereka membuat mesin motor ringan. Mesin tersebut di pasang di pesawatnya yang keempat, yang dinamakannya Wright Flyer.

Pada pukul 9.30 pagi (9.30 WIB malam) dalam cuaca dingin yang mendung pada tanggal 17 Desember 1903, Wright Bersaudara menerbangkan untuk pertama kalinya pesawat udara berkendali sejauh empat mil di dekat wilayah berbukit pasir di Kitty Hawk, North Carolina. Mereka menyaksikan pesawat Wright Flyer dikemudikan oleh Orville, mengangkasa selama 12 detik. Kemudian pesawat tersebut turun kembali setelah mencapai 37 meter dari tanah. Penerbangan tersebut merupakan penerbangan pesawat yang pertama dalam sejarah. Pesawat tersebut pada awalnya dinamai Wright Flyer, tetapi sekarang lebih populer dengan nama "Kitty Hawk". Pesawat Flyer yang asli kini terdapat di Museum Dirgantara di Washington DC,Amerika Serikat.

»»  Baca Lebih Lanjut...

Rabu, 27 Maret 2013

Albert Einstein



Albert Einstein (lahir di Ulm, Kerajaan Württemberg, Kerajaan Jerman, 14 Maret 1879 – meninggal di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, 18 April 1955 pada umur 76 tahun) adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotolistrik dan "pengabdiannya bagi Fisika Teoretis".

Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan genius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia.
Albert Einstein, Tokoh Abad Ini (Person of the Century)

Pada tahun 1999, Einstein dinamakan "Tokoh Abad Ini" oleh majalah Time.
Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.

Rumus Einstein yang paling terkenal adalah E=mc²

Biografi

Masa muda dan universitas

Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola.

Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme.

Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika.

Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari München ke Pavia, Italia (dekat kota Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia.

Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.

Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Marić, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negara Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl Einstein, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.

Kerja dan Gelar Doktor

Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.

Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis "Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen" ("On a new determination of molecular dimensions") pada tahun 1905 dari Universitas Zürich.

Pada tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotolistrik, dan relativitas khusus) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.

Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke "Annalen der Physik". Mereka biasanya ditujukan kepada "Annus Mirabilis Papers" (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein pada tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.

Gerakan Brownian

Di artikel pertamanya pada tahun 1905 bernama "On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid", mencakup penelitian tentang gerakan Brownian. Menggunakan teori kinetik cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada atom. Dan juga meminjamkan keyakinan pada mekanika statistika, yang pada saat itu juga kontroversial.

Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguna, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. Wilhelm Ostwald, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu Arnold Sommerfeld bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brown.
»»  Baca Lebih Lanjut...

Selasa, 26 Maret 2013

Dr. Soetomo


Dr. Soetomo (lahir di desa Ngepeh, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur, 30 Juli 1888 – meninggal di Surabaya, Jawa Timur, 30 Mei 1938 pada umur 49 tahun) adalah tokoh pendiri Budi Utomo, organisasi pergerakan yang pertama di Indonesia.

Pada tahun 1903, Soetomo menempuh pendidikan kedokteran di School tot Opleiding van Inlandsche Artsen, Batavia. Bersama kawan-kawan dari STOVIA inilah Soetomo mendirikan perkumpulan yang bernama Budi Utomo, pada tahun 1908. Setelah lulus pada tahun 1911, ia bekerja sebagai dokter pemerintah di berbagai daerah di Jawa dan Sumatra. Pada tahun 1917, Soetomo menikah dengan seorang perawat Belanda. Pada tahun 1919 sampai 1923, Soetomo melanjutkan studi kedokteran di Belanda.

Pada tahun 1924, Soetomo mendirikan Indonesian Study Club (dalam bahasa Belanda Indonesische Studie Club atau Kelompok Studi Indonesia) di Surabaya, pada tahun 1930 mendirikan Partai Bangsa Indonesia dan pada tahun 1935 mendirikan Parindra (Partai Indonesia Raya).
»»  Baca Lebih Lanjut...

Posting Kami